Nilai Ambang Batas CPNS 2018

Artikel 2018 CPNS 2018 Update

Setelah beberapa informasi mengenai tes yang beredar di masyarakat secara luas mengenai CPNS 2018, kini masyarakat harus dan wajib tau mengenai nilai ambang batasnya. Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah mengeluarkan peraturan yang terkait CPNS 2018 ini. Peraturaan menteri no 37 Tahun 2018 yaitu mengatur tentang nilai ambang batas seleksi kompetensi dasar (SKD).

Nilai ambang batas SKD merupakan nilai minimal yang wajib terpenuhi untuk setiap peserta seleksi CPNS. Peraturan ini menyebutkan SKD CPNS 2018 terdiri diantaranya Tes Karakteristik  Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Dan Nilai ambang batasnya adalah 143 untuk TKP, 80 untuk TIU, 75 untuk TWK, dengan jumlah soal yang akan diujikan sebanyak 100 soal. 100 Soal tersebut terdiri dari 35 Soal TKP, 30 Soal TIU, 35 Soal TWK.

Nilai ambang batas ini akan memiliki perilaku yang berbeda ketika peserta yang mendaftar pada jenis penetapan kebutuhan atau formasi khusus. Misalnya untuk Putra/Putri dengan lulusan terbaik, Penyandang disabilitas, Putra/Putri Papua dan Papua Barat, Olahragawan berprestasi international, Diaspora Tenaga guru dan tenaga medis/paramedis dari eks tenaga honorer kategori-II.

Nilai ambang untuk formasi khusus tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Nilai kumulatif SKD bagi putra/putri lulusan terbaik berpredikat cum laude dan diaspora paling sedikit 298, dengan nilai TIU paling rendah 85
  2. Nilai kumulatif SKD bagi penyandang disabilitas paling sedikit 260, dengan nilai TIU paling serendah-rendahnya 70
  3. Nilai kumulatif SKD bagi putra/putri Papua dan Papua Barat paling sedikit 260, dengan nilai TIU paling sedikit 60
  4. Nilai kumulatif SKD bagi tenaga guru dan tenaga medis/paramedis dari eks tenaga honorer kategori-II paling sedikit 260, dengan nilai TIU paling sedikit 60
  5. Nilai terendah dari peserta seleksi CPNS olahragawan berprestasi Internasional merupakan nilai ambang batas SKD.

Selain itu pengecualian nilai ini juga berlaku untuk jabatan tertentu, diantaranya dokter spesialis, instruktur penerbang, petugas ukur, rescuer, anak buah kapal, pengamat gunung api, penjaga mercu suar, pelatih/pawang hewan, dan penjaga tahanan pada penetapan kebutuhan (formasi) umum.

Contoh Soal dan Jawaban Tes CPNS Pengecualian nilai ambang batas untuk jabatan di atas adalah sebagai berikut:

    1. Nilai kumulatif SKD bagi formasi jabatan dokter spesialis dan instruktur penerbang paling sedikit 298, dengan nilai TIU sesuai passing grade.
    2. Nilai kumulatif SKD bagi formasi jabatan petugas ukur, rescuer, anak buah kapal, pengamat gunung api, penjaga mercusuar, pelatih/pawang hewan, dan pejaga tahanan paling sedikit 260, dengan nilai TIU paling sedikit 70.

Peraturan menteri ini mulai berlaku sejak tanggal diundangkan, yakni 30 Agustus 2018. Sementara itu, Kemenpan belum bisa memastikan kapan seleksi CPNS akan dibuka. Nah, tunggu kabar resmi untuk pelaksanaan tes CPNS dibuka ya teman.

Share Artikel Ini
7Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *