Menikmati “Blue Fire” asli Indonesia yang Mendunia

Artikel 2018 Highlight Bareng Sru Bareng

Isitilah Blue Fire atau api biru sendiri mungkin asing di telinga orang yang jarang melakukan travelling. Perlu diketahui Blue Fire sendiri hanya ada 2 di Dunia, dan salah satunya ada di Indonesia. Untuk blue fire terletak pada Wisata Kawah Gunung Ijen Banyuwangi/Bondowoso. Kawah Ijen sendiri adalah sebuah danau kawah yang asam dan berada di puncak Gunung Ijen dengan kedalaman danau kurang lebih 200 meter. Kawasan ini merupakan Cagar Alam Taman Wisata Ijen dan gunung ini pernah meletus yaitu pada tahun 796, 1817, 1913 dan 1936. Sedangkan pada tahun 2011 – 2012 pernah sempat ditutup karena mengeluarkan gas beracun yang berbahaya.

Blue Fire dapat jelas dijumpai sekitar pukul 02.00 WIB – 04.00 WIB untuk setiap harinya. Jadi tak heran ketika jam tersebut banyak sekali pendaki yang sedang menikmati keindahan Blue Fire asli indonesia ini. Sejumlah pendaki baik orang dewasa maupun anak-anak yang didampingi oleh orang tua sering sekali sibuk memperisapkan perbekalan. Jangan pernah anggap bahwa suhu di area sekitar itu enteng ya teman semua. Dengan lokasi yang tinggi jelas memiliki suhu sekitar 13 derajat Celcius kadang pada musim tertentu bisa 0 derajat Celcius.

Puncak Gunung Ijen sendiri memiliki ketinggian sekitar 2.443 meter di atas permukaan laut, dengan kawah seluas 5.466 Ha. Untuk mencapai lokasi sendiri pada pendaki wajib melewati tanjakan yang berkelok kelok dengan suhu yang dingin.

Tidak hanya sebuah danau kawah, Kawah Ijen juga merupakan salah satu kawah paling asam terbesar di dunia. Kawah ini memiliki tingkat keasaman yang sangat tinggi yaitu mendekati nol sehingga bisa melarutkan tubuh manusia dengan cepat. Siapa yang tahu penampakan ini hanya terjadi di dua tempat di dunia? Hanya ada di Kawah Ijen dan Islandia. Api biru merupakan hasil reaksi dari gas bumi yang bertemu dengan oksigen pada suhu tertentu. Warna biru ini berasal dari tingginya suhu di kawah tersebut.

Untuk Rute sendiri ada dua arah.

  1. Jalur Utara
    Jalur Utara dapat ditempuh melalui Kab. Situbondo – Bondowoso – Wonosari – Desa Sempol – Paltuding. Jarak tersebut sekitar 93 Km dan memerlukan waktu kurang lebih 2,5 jam.
  2. Jalur Selatan
    Jalur Selatan melalui Kota Banyuwangi – Desa Licin – Paltuding dengan jarak sekitar 40 Km. Kondisi jalannya sendiri eketrim, berkelok dan curam. Disarankan menggunakan kendaraan 4 WD atau menggunakan jeep.
Share Artikel Ini
1Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *