Melihat Lumba-Lumba Terbaik di Alam Bebas

Artikel 2018 Sru Bareng

Lumba – lumba merupakan salah satu mamalia laut yang cerdas. Berbagai perintah yang telah diajarkan dapat diterima dengan baik, alhasil banyak sekali di berbagai tempat wisata juga ada yang menyuguhkan pertunjukan lumba-lumba. Tetapi tahukan kamu, tampat terbaik ketika anda melihat lumba-lumba di alam bebas itu dimana? Jawabannya adalah lautan Wakatobi.

Lautan Wakatobi merupakan laut yang memiliki kecantikan luar biasa. Terumbu karang dan ikan yang beranekaragam begitu sangat mempesona bagi para wisatawan. Nilau plus adalah adanya lumba-lumba yang bebas berkeliaran. Lumba-lumba di Wakatobi hidup di sekitaran perairan Pulau Wangi-wangi dan Kapota. Jika anda sedang menginap di Wakatobi Patuno Resort alangkah baiknya anda berangkat pagi hari untuk melihat lumba-lumba.

Jarak antara Wakatobi Patuno Resort dengan Pulau Wangi-Wangi kurang lebih sekitar 2 Jam. Lumba-lumba dan masyarakat sekitar sudah menjadi teman yang dekat. Dimana ada lumba-lumba disitu akan ada ikan kecil yang dapat ditangkap oleh nelayan. Setelah perjalanan 2 jam alhasil anda dipastikan akan menunggu untuk melihat momen silumba akan melompat lompat ke permukaan. Terlihat jelas, beberapa lumba-lumba berwarna abu-abu dengan bintik putih. Juga terlihat, lumba-lumba hidung botol.

Kegiatan melihat lumba-lumba dapat dilihat mulai dari jam 5 sampai jam 8 pagi. Setelah itu lumba-lumba akan pergi lagi. Melihat lumba-lumba di tengah laut, dengan jumlah yang sangat banyak. Tangan tak lepas dari kamera, untuk memotret setiap momennya. Mata harus jeli untuk membidik angle yang tepat, itu merupakan hal yang harus anda persiapkan ketika menjumpai lumba-lumba.

Masyarakat Wakatobi di Sulawesi Tenggara sangat menjaga habitat lumba-lumba. Apalagi khususnya suku Bajo, mereka seolah memiliki hubungan yang dekat dnegan lumba-lumba. Sebab ada cerita, nelayan ditolong lomba-lumba atau juga lumba-lumba sebagai suatu penanda. Jadi misalnya ada nelayan melaut dan melihat lumba-lumba bergerombol ke arah daratan, artinya ada suatu hal buruk yang terjadi di tempat tinggalnya.

Sumber : detiktravel

Share Artikel Ini
0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *